Senin, 20 Maret 2017

                                            Mengulas secara singkat OS Tizen milik Samsung



Operating system atau yang biasa disingkat OS adalah perangkat lunak yang bertugas melakukan kontrol dan manajemen terhadap perangkat keras yang di dalamnya termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolahan kata dan Browser web. Sejatinya OS hanya diperuntukkan bagi Komputer dan Laptop, namun seiring zaman dan perkembangan teknologi, OS kini juga hadir dalam genggaman anda yakni dalam bentuk ponsel pintar yang dalam masyarakat luas dikenal sebagai Smartphone.

OS yang digunakan rata-rata Smartphone saat ini bisa dibilang adalah Android, sisanya Ios, Windows dan banyak lainya. Berbicara soal Android tentu tidak lepas dari Samsung yang merupakan vendor terdepan asal Korea selatan dengan segudang keunggulan yang tidak dimiliki pabrikan lain diantara pengguna OS Android lain, baik itu terbatas pada Smartphone atau perangkat berbasis teknologi lain yang tidak kalah diunggulkan Samsung. Namun meskipun begitu, Samsung nampaknya tidak puas dengan pencapaian yang ia dapat saat ini, itu terbukti dari diluncurkannya Samsung seri Z yang merupakan Smartphone pertama Samsung yang ditenagai OS terbaru bernama Tizen.

OS Tizen bukanlah hal baru bagi Samsung. Jika dilihat kembali, hampir seluruh produk lain Samsung seperti TV, Camera, peralatan rumah tangga, perangkat mobil, dan printer, hampir semuanya memakai Tizen sebagai OS nya.

Tizen sendiri adalah Tizen merupakan sistem operasi yang diusung oleh Samsung bekerjasama dengan Linux Foundatiion. berakar dari sistem operasi komputer Linux yang bersifat open source, dimana penggunanya dapat mengotak-atik sistem nya sesuai dengan kebutuhan ponsel itu sendiri. Sifat OS Tizen ini sama dengan OS Android dari Google. Namun pihak Samsung mengklaim jika Tizen akan melebihi pamor Android.

Sama halnya Android, Tizen adalah OS yang terbuka dan fleksibel yang dibangun dari bawah ke atas untuk mengatasi kebutuhan semua pemangku kepentingan dalam industri mobile dan ekosistem perangkat yang terhubung, dengan kata lain baik itu Smartphone, TV, perangkat mobil, perlengkapan rumah tangga, semua yang berbasi Tizen akan saling terhubung mungkin inilah tujuan Samsung mengubah haluannya yang awalnya Android menjadi Tizen, yaitu untuk menghubungkan ponsel pintar mereka dengan produk teknologi mereka satu sama lain yang sudah lebih dulu mengusung Tizen sebagai OS nya.

Sistem operasi Tizen datang dalam beberapa profil untuk melayani kebutuhan industri yang berbeda. Profil Tizen saat ini adalah Tizen IVI (in-vehicle infotainment), Tizen Mobile, Tizen TV, dan Tizen Wearable. Selain itu, pada Tizen 3.0, semua profil dibangun di atas platform umum (common),
infrastruktur bersama yang disebut Tizen Common.
Dengan Tizen, produsen perangkat dapat memulai proyek mereka dengan salah satu dari profil diatas dan memodifikasinya untuk melayani kebutuhan mereka sendiri, atau menggunakan basis Tizen Common untuk mengembangkan profil baru untuk memenuhi persyaratan memori, pemrosesan dan daya untuk perangkat apapun dan dengan cepat membawanya ke pasar.

Untuk pengembang aplikasi dan ISV, Tizen menawarkankekuatan pengembangan aplikasi native dengan fleksibilitas dukungan HTML5 yang tak tertandingi. Tizen juga menawarkan potensi pengembang aplikasi untuk memperluas jangkauan mereka dengan "perangkat pintar" yang baru yang menjalankan Tizen, termasuk perangkat
wearable, perangkat elektronik konsumen (TV , konsol game, DVR, dll), mobil dan peralatan rumah tangga (lemari es, microwave, mesin cuci, vacum cleaner dan lainnya). Proyek Tizen berada dalam naungan Linux Foundation dan diatur oleh Kelompok Pengarah Teknis (Technical Steering
Group/TSG). Technical Steering Group adalah badan
utama pembuat keputusan untuk proyek open source,
dengan fokus pada pengembangan dan penyempaian
platform, bersama dengan pembentukan kelompok kerja (working group) untuk mendukung perangkat secara vertikal.


Kelebihan dari OS Tizen dari Samsung:

1.Samsung berpendapat bahwa Tizen lebih ringan dari OS lain, termasuk TouWiz miliknya sendiri.

2.Tizen telah mendukungan browser HTML5 terbaik dan terbaru.

3.Menurut kabar Tizen sudah mampu menjalankan --
hampir-- semua aplikasi yang sudah ada pada sistem
operasi Android.

4.Tizen dapat dikembangkan pada perangkat selain
smartphone, seperti Smart TV, smart camera, dan
notebook.

5.Bahkan dikatakan perangkat rumah tangga
pun sangat cocok diberikan OS Tizen.

6.Mendukung aplikasi pihak ketiga yang berbasis WEB (HTML5, CSS, JavaScript), Native (C/C++) dan Hybrid (Web & Native).

7.Didukung vendor ponsel raksasa Samsung yang
berpeluang untuk berkembang lebih pesat.

Kekurangan OS Tizen dari Samsung:

1.Kekurangan OS Tizen Samsung saat ini pasti akan ada aplikasi atau game yang belum sepenuhnya kompatibel meski dengan spesifikasi yang
sama dengan ponsel versi OS Android.

2.Untuk saat ini masih menjadi prioritas kedua dari
Samsung, karena pihaknya masih memprioritaskan
Android pada produk-produknya.

3.Masih membutuhkan pengenalan kepada publik untuk mendapatkan respon positif.

4.Masih membutuhkan sosialisasi dan pemberian
perbedaan fungsi nyata agar pengguna benar-benar bisa membedakan Tizen dengan kompetitor yang sudah ada sebelumnya.

Tizen sebagai Sistem operasi milik Samsung memang memiliki potensi untuk berkembang pesat seperti halnya iOS milik Iphone, namun perlu dicatat jika Nokia bersama Windows pernah melakukan hal serupa dan mengalami kegagalan pada perkembangannya, begitu pula dengan Blackberry OS milik Blackberry. Walaupun untuk saat ini Tizen hanya sebagai prioritas kedua Samsung dan masih dalam tahap perkenalan pada pasar, perlu di ingat jika pasar Smartphone global terus berkembang pesat begitu pula dengan semakin bertambahnya permintaan terhadap teknologi terkini serta akses yang mudah, mendengarkan permintaan pasar adalah faktor terpenting untuk mengembangkan OS ini. Secara pribadi penulis memiliki harapan positif terhadap OS ini, mengingat Samsung merupakan vendor besar dengan strategi pasar yang jelas, ditambah lagi sifat Tizen yang mirip dengan Android, dengan promosi dan strategi pasar yang bagus bukan tidak mungkin Samsung menyusul Iphone sebagai Smartphone dengan Sistem operasi milik sendiri dan tentunya meraih kesuksesan seperti halnya Iphone.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar